Profil Desa Mandiraja Wetan Tahun 2026

profil desa

29/05/2026

Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah
Tahun Data: 2026

1. Identitas Umum Desa

Desa Mandiraja Wetan merupakan desa yang berada di Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan Data Pokok Desa/Kelurahan bulan Februari 2026, desa ini memiliki kode desa 3304032016, dibentuk pada tahun 1945, dan memiliki dasar hukum pembentukan berupa Perda No. 22 Tahun 2002. Desa ini juga sudah memiliki peta resmi wilayah.

KomponenKeterangan
Nama DesaMandiraja Wetan
KecamatanMandiraja
KabupatenBanjarnegara
ProvinsiJawa Tengah
Kode Desa3304032016
Tahun Pembentukan1945
Dasar HukumPerda No. 22 Tahun 2002
Peta Resmi WilayahAda
Koordinat109.5354 LS/LU, -7.456341 BT/BB
Tipologi DesaPerindustrian/Jasa
Klasifikasi DesaSwakarya
Kategori DesaMadya
Komoditas unggulan berdasarkan luas tanamPadi sawah
Komoditas unggulan berdasarkan nilai ekonomiPadi sawah

2. Batas Wilayah

Secara administratif, Desa Mandiraja Wetan berbatasan dengan Sungai Serayu di sebelah utara, Mandiraja Kulon, Kebakalan, dan Merden di sebelah selatan, Danaraja di sebelah timur, serta Mandiraja Kulon di sebelah barat. Dalam dokumen potensi desa, batas wilayah juga dikaitkan dengan kecamatan sekitar seperti Rakit, Sempor, Purwanegara, dan Purworejo Klampok.

ArahBatas Wilayah
UtaraSungai Serayu
SelatanMandiraja Kulon, Kebakalan, Merden
TimurDanaraja
BaratMandiraja Kulon

3. Pemerintahan Desa

Pemerintahan Desa Mandiraja Wetan dipimpin oleh Supriyono, SH sebagai Kepala Desa/Lurah. Sekretaris Desa adalah Danang Setiaji, sedangkan Ketua BPD adalah Hanggar Prastowo. Kepala desa tercatat berpendidikan terakhir S1 dan pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Tengah.

JabatanNamaPendidikan/Pelatihan
Kepala Desa/LurahSupriyono, SHS1; Diklat Kepemimpinan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Tengah
Sekretaris DesaDanang SetiajiSLTA
Ketua BPDHanggar PrastowoS2; Peningkatan Kapasitas BPD

4. Luas Wilayah dan Penggunaan Lahan

Ada perbedaan angka antara dokumen Data Pokok Desa dan dokumen Potensi Desa. Data Pokok Desa mencatat luas wilayah 164 Ha, sedangkan dokumen Potensi Desa mencatat total luas menurut penggunaan sebesar 148,85 Ha. Karena keduanya berasal dari dokumen resmi yang berbeda, lebih aman mencantumkan keduanya dan memberi catatan bahwa angka tersebut perlu diverifikasi kembali bila akan dipakai untuk dokumen resmi publikasi.

Tabel Luas Wilayah Menurut Data Pokok Desa

Jenis LahanLuas
Lahan Sawah58 Ha
Lahan Ladang0 Ha
Lahan Perkebunan5 Ha
Hutan3 Ha
Waduk/Danau/Situ0 Ha
Lahan Lainnya98 Ha
Total Luas Wilayah164 Ha
Tanah Kas Desa15 Ha

Tabel Luas Wilayah Menurut Potensi Desa

Penggunaan LahanLuas
Tanah Sawah58,15 Ha
Tanah Kering57,33 Ha
Tanah Basah0,00 Ha
Tanah Perkebunan5,00 Ha
Fasilitas Umum25,37 Ha
Tanah Hutan3,00 Ha
Total148,85 Ha

5. Kondisi Geografis dan Iklim

Mandiraja Wetan memiliki karakter wilayah campuran, termasuk wilayah dataran tinggi/pegunungan, aliran sungai, serta bantaran sungai. Desa ini juga tercatat sebagai wilayah bebas banjir dan tidak termasuk wilayah rawan tsunami maupun jalur gempa bumi. Dari sisi iklim, suhu rata-rata harian tercatat 27°C, ketinggian wilayah 135 meter di atas permukaan laut, dan jumlah bulan hujan 5 bulan.

KomponenData
Curah hujan0,20 mm
Jumlah bulan hujan5 bulan
Kelembapan19
Suhu rata-rata harian27°C
Ketinggian135 mdpl
Bantaran sungai7,20 Ha
Dataran tinggi/pegunungan71,07 Ha
Status banjirBebas banjir
Potensi tsunamiTidak
Rawan jalur gempa bumiTidak

6. Akses dan Jarak ke Pusat Pemerintahan

Mandiraja Wetan memiliki akses yang relatif dekat ke pusat Kecamatan Mandiraja. Dalam Data Pokok Desa, jarak ke pusat kecamatan tercatat 2 km, sedangkan dalam dokumen Potensi Desa tercatat 1,50 km. Jarak menuju ibu kota kabupaten/kota adalah 20 km, dan jarak menuju ibu kota provinsi adalah 150 km.

TujuanJarakWaktu Tempuh Kendaraan Bermotor
Pusat Kecamatan1,5–2 km±0,05 jam
Pusat Kabupaten/Kota20 km±0,5 jam
Ibu Kota Provinsi150 km±5 jam

7. Kependudukan

Jumlah penduduk Mandiraja Wetan berdasarkan Data Pokok Desa adalah 4.710 jiwa, terdiri dari 2.385 laki-laki dan 2.325 perempuan. Dokumen Tingkat Perkembangan Desa mencatat laki-laki 2.385 orang dan perempuan 2.324 orang, sehingga terdapat selisih 1 orang pada data perempuan. Untuk profil umum, angka Data Pokok Desa dapat digunakan sebagai ringkasan utama, dengan catatan adanya perbedaan kecil pada dokumen perkembangan.

KomponenJumlah
Total Penduduk4.710 jiwa
Laki-laki2.385 jiwa
Perempuan2.325 jiwa
Usia 0–17 tahun1.134 jiwa
Usia 18–55 tahun2.345 jiwa
Usia 55 tahun ke atas1.230 jiwa
Jumlah KK1.415 KK

Perkembangan Penduduk

KomponenTahun IniTahun LaluPerkembangan
Laki-laki2.3852.3830,08%
Perempuan2.3242.3220,09%
Kepala Keluarga1.415 KK1.415 KK0%

8. Kondisi Kesejahteraan Keluarga

Dari total 1.415 KK, terdapat 200 keluarga prasejahtera, 1.194 keluarga sejahtera, dan 21 keluarga sejahtera III plus berdasarkan Data Pokok Desa. Dokumen Perkembangan Desa merinci keluarga sejahtera menjadi beberapa tingkat: Sejahtera I, II, III, dan III Plus.

KategoriJumlah
Keluarga Prasejahtera200 KK
Keluarga Sejahtera I242 KK
Keluarga Sejahtera II531 KK
Keluarga Sejahtera III421 KK
Keluarga Sejahtera III Plus21 KK
Total KK1.415 KK

9. Ekonomi dan Mata Pencaharian

Secara tipologi, Mandiraja Wetan dikategorikan sebagai desa perindustrian/jasa, namun komoditas unggulan utama tetap padi sawah. Dalam dokumen perkembangan, sektor pertanian terutama padi sawah menjadi salah satu sumber nilai produksi terbesar, dengan luas produksi sekitar 69,5886 Ha, hasil produksi 7 ton/Ha, dan nilai produksi sekitar Rp3.166.281.300.

Sektor/KomponenData Utama
Komoditas unggulanPadi sawah
Luas produksi padi sawah69,5886 Ha
Hasil produksi padi sawah7 ton/Ha
Nilai produksi padi sawahRp3.166.281.300
Produksi lele10 ton/tahun
Nilai produksi leleRp150.000.000
Nilai produksi industri panganRp180.000.000
Nilai produksi kerajinanRp18.000.000
Perdagangan besarRp73.000.000
Perdagangan eceranRp20.000.000
Lembaga keuangan bukan bankRp200.000.000
Bangunan/konstruksiRp600.000.000

Mata Pencaharian Berdasarkan Data Pokok Desa

Mata PencaharianJumlah
Karyawan53 orang
Pegawai Negeri Sipil45 orang
TNI/Polri8 orang
Peternak28 orang
Jasa7 orang
Pensiunan29 orang
Lainnya674 orang
Tidak bekerja/penganggur0 orang

Struktur Mata Pencaharian Berdasarkan Dokumen Perkembangan Desa

SektorJenis PekerjaanJumlah
PertanianPetani10 orang
PertanianBuruh tani425 orang
PertanianPemilik usaha tani204 orang
PeternakanPeternakan perorangan4 orang
PeternakanBuruh usaha peternakan39 orang
PeternakanPemilik usaha peternakan12 orang
PerikananNelayan6 orang
PerikananBuruh usaha perikanan3 orang
IndustriTukang batu29 orang
Industri menengah/besarKaryawan perusahaan swasta265 orang
PerdaganganKaryawan perdagangan hasil bumi4 orang
PerdaganganBuruh perdagangan hasil bumi17 orang
PerdaganganPengusaha perdagangan hasil bumi25 orang
JasaWiraswasta lainnya234 orang

10. Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

Potensi utama desa adalah padi sawah, dengan luas tanam sekitar 69,59 Ha dan hasil panen 7 ton/Ha. Di bidang buah-buahan, komoditas yang tercatat adalah pisang seluas 2 Ha dengan hasil 1 ton/Ha. Pada sektor peternakan, populasi kambing tercatat 265 ekor dengan 25 pemilik. Pada sektor perikanan, terdapat budidaya ikan air tawar melalui empang/kolam dengan produksi lele 10 ton/tahun.

BidangKomoditas/PotensiJumlah/Luas/Produksi
Tanaman panganPadi sawah69,59 Ha; 7 ton/Ha
Buah-buahanPisang2 Ha; 1 ton/Ha
PeternakanKambing265 ekor; 25 pemilik
Pakan ternakRumput/pakan ternak0,30 Ha
Lahan gembalaanMilik perorangan0,10 Ha
PerikananEmpang/kolam2.000 unit/luas data
Produksi ikanLele10 ton/tahun

11. Pendidikan Masyarakat

Tingkat pendidikan masyarakat Mandiraja Wetan cukup beragam. Data Pokok Desa mencatat lulusan pendidikan umum sebanyak 3.593 orang, dengan lulusan terbanyak pada jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. Dokumen perkembangan juga mencatat masih ada 15 orang buta aksara dan huruf latin.

Tingkat PendidikanJumlah
Lulusan pendidikan umum3.593 orang
TK124 orang
SD/sederajat1.255 orang
SMP/sederajat898 orang
SMA/sederajat1.126 orang
Akademi/D1–D378 orang
Sarjana S199 orang
Sarjana S210 orang
Sarjana S33 orang
Tidak lulus/tidak sekolah124 orang
Buta aksara dan huruf latin15 orang

Rasio Murid dan Guru

JenjangMuridGuru
TK16513
SD/sederajat37767
SMP/sederajat74944
SMA/sederajat27912

Sarana Pendidikan

Sarana PendidikanJumlah
Gedung TK3 buah
Gedung SD4 buah
Gedung SMP0 buah
Gedung SMA0 buah
Perguruan Tinggi0 buah

12. Kesehatan Masyarakat

Sarana kesehatan desa didukung oleh 8 Posyandu dan Polindes menurut Data Pokok Desa. Tenaga kesehatan yang tercatat meliputi dokter umum, dokter spesialis, mantri kesehatan, dan perawat. Pada data perkembangan kesehatan, terdapat 58 ibu hamil, 24 bayi lahir hidup, dan tidak tercatat kematian bayi pada usia 0–12 bulan.

Komponen KesehatanJumlah
Posyandu dan Polindes8 buah
Dokter umum1 orang
Dokter spesialis1 orang
Mantri kesehatan4 orang
Perawat7 orang
Ibu hamil58 orang
Bayi lahir24 orang
Bayi lahir hidup24 orang
Bayi lahir mati0 orang

13. Sarana dan Prasarana Desa

Mandiraja Wetan memiliki kantor desa, jalan desa aspal/beton sepanjang 21 km, prasarana ibadah berupa 5 masjid, 20 mushola, dan 1 vihara, serta prasarana air bersih berupa 39 mata air dan 575 sumur gali. Untuk sanitasi, desa memiliki 4 MCK umum, 1.419 jamban keluarga, saluran drainase, 2 pintu air, dan saluran irigasi sepanjang 4.814 meter.

Jenis PrasaranaData
Kantor DesaAda
Jalan desa aspal/beton21 km
Masjid5 buah
Mushola20 buah
Vihara1 buah
Mata air39 buah
Sumur gali575 buah
MCK umum4 buah
Jamban keluarga1.419 buah
Saluran drainaseAda
Pintu air2 buah
Saluran irigasi4.814 meter

14. Kelembagaan Desa

Kelembagaan desa cukup lengkap, meliputi LPM, lembaga adat, TP PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW, kelompok tani/nelayan, dan yayasan. BUMDes berjumlah 1 unit dengan 5 pengurus dan bergerak pada kegiatan jasa simpan pinjam. Jumlah RT adalah 23 RT dan RW sebanyak 3 RW.

LembagaJumlah/Keterangan
LPM20 pengurus; 1 jenis kegiatan
Lembaga AdatAda pemangku adat dan kepengurusan adat
TP PKK4 pengurus; 25 jenis kegiatan
BUMDes1 unit; 5 pengurus; jasa simpan pinjam
Karang Taruna1 lembaga; 20 pengurus; 3 jenis kegiatan
Kelompok Tani/Nelayan3 kelompok; 15 pengurus
Yayasan2 yayasan; 12 pengurus
RW3 RW
RT23 RT

15. Keamanan dan Ketertiban

Dari sisi keamanan, Desa Mandiraja Wetan memiliki 54 anggota Linmas/Hansip dan 21 pos kamling. Pada data keamanan, terdapat catatan 1 kasus pencurian/perampokan, sedangkan kasus perkosaan, pembunuhan, dan konflik SARA tercatat nihil.

Komponen KeamananJumlah
Anggota Linmas/Hansip54 orang
Pos Kamling21 buah
Pencurian/perampokan1 kasus
Perkosaan0 kasus
Pembunuhan0 kasus
Konflik SARA0 kasus

16. Ringkasan Potensi Desa

Secara umum, Mandiraja Wetan dapat dipahami sebagai desa dengan karakter perindustrian/jasa, tetapi tetap memiliki basis ekonomi penting pada pertanian padi sawah, perikanan lele, industri pangan, perdagangan, jasa, dan kelembagaan ekonomi lokal seperti BUMDes. Desa ini memiliki akses yang cukup baik karena dekat dengan pusat kecamatan dan berada pada jalur yang relatif terhubung dengan pusat kabupaten. Infrastruktur dasar seperti jalan desa, tempat ibadah, air bersih, sanitasi, irigasi, dan kelembagaan masyarakat juga sudah tersedia.

BidangPotensi/Kekuatan Utama
PertanianPadi sawah sebagai komoditas unggulan
PerikananProduksi lele 10 ton/tahun
PeternakanPopulasi kambing 265 ekor
Ekonomi lokalIndustri pangan, perdagangan, kerajinan, BUMDes
PendidikanTersedia TK dan SD; lulusan pendidikan umum 3.593 orang
KesehatanPosyandu/Polindes 8 buah; tenaga kesehatan tersedia
InfrastrukturJalan desa 21 km; irigasi 4.814 meter
KelembagaanLPM, BPD, PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW
Keamanan54 Linmas/Hansip dan 21 pos kamling

17. Kesimpulan Profil Desa

Desa Mandiraja Wetan adalah desa di Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, yang memiliki kategori Madya dan klasifikasi Swakarya. Desa ini memiliki jumlah penduduk sekitar 4.710 jiwa dengan 1.415 kepala keluarga. Struktur sosial dan kelembagaannya cukup aktif, ditunjukkan oleh keberadaan LPM, BPD, PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW, kelompok tani/nelayan, serta lembaga adat.

Dari sisi ekonomi, Mandiraja Wetan memiliki identitas sebagai desa perindustrian/jasa, tetapi sektor pertanian, khususnya padi sawah, tetap menjadi komoditas unggulan utama. Selain itu, terdapat potensi perikanan lele, peternakan kambing, industri pangan, perdagangan, dan jasa keuangan non-bank. Infrastruktur dasar desa juga relatif lengkap, seperti jalan desa, sarana ibadah, air bersih, sanitasi, irigasi, dan fasilitas kesehatan masyarakat.

Catatan penting: terdapat beberapa perbedaan angka antar-dokumen, terutama pada luas wilayah dan jumlah penduduk perempuan. Untuk publikasi resmi, sebaiknya data tersebut diverifikasi ulang kepada pemerintah desa atau operator Prodeskel agar angka final yang digunakan konsisten.

bagikan artikel ini
halaman utama
Jam No.62 - Hijau di Atas + Sec Strip (Responsif)
00:00
00s

daftar isi

pemerintahan

perangkat desatransparansi anggaran

layanan

ekonomi

pendidikan & kesehatan