Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah Tahun Data: 2026
1. Identitas Umum Desa
Desa Mandiraja Wetan merupakan desa yang berada di Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan Data Pokok Desa/Kelurahan bulan Februari 2026, desa ini memiliki kode desa 3304032016, dibentuk pada tahun 1945, dan memiliki dasar hukum pembentukan berupa Perda No. 22 Tahun 2002. Desa ini juga sudah memiliki peta resmi wilayah.
Komponen
Keterangan
Nama Desa
Mandiraja Wetan
Kecamatan
Mandiraja
Kabupaten
Banjarnegara
Provinsi
Jawa Tengah
Kode Desa
3304032016
Tahun Pembentukan
1945
Dasar Hukum
Perda No. 22 Tahun 2002
Peta Resmi Wilayah
Ada
Koordinat
109.5354 LS/LU, -7.456341 BT/BB
Tipologi Desa
Perindustrian/Jasa
Klasifikasi Desa
Swakarya
Kategori Desa
Madya
Komoditas unggulan berdasarkan luas tanam
Padi sawah
Komoditas unggulan berdasarkan nilai ekonomi
Padi sawah
2. Batas Wilayah
Secara administratif, Desa Mandiraja Wetan berbatasan dengan Sungai Serayu di sebelah utara, Mandiraja Kulon, Kebakalan, dan Merden di sebelah selatan, Danaraja di sebelah timur, serta Mandiraja Kulon di sebelah barat. Dalam dokumen potensi desa, batas wilayah juga dikaitkan dengan kecamatan sekitar seperti Rakit, Sempor, Purwanegara, dan Purworejo Klampok.
Arah
Batas Wilayah
Utara
Sungai Serayu
Selatan
Mandiraja Kulon, Kebakalan, Merden
Timur
Danaraja
Barat
Mandiraja Kulon
3. Pemerintahan Desa
Pemerintahan Desa Mandiraja Wetan dipimpin oleh Supriyono, SH sebagai Kepala Desa/Lurah. Sekretaris Desa adalah Danang Setiaji, sedangkan Ketua BPD adalah Hanggar Prastowo. Kepala desa tercatat berpendidikan terakhir S1 dan pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Tengah.
Jabatan
Nama
Pendidikan/Pelatihan
Kepala Desa/Lurah
Supriyono, SH
S1; Diklat Kepemimpinan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Tengah
Sekretaris Desa
Danang Setiaji
SLTA
Ketua BPD
Hanggar Prastowo
S2; Peningkatan Kapasitas BPD
4. Luas Wilayah dan Penggunaan Lahan
Ada perbedaan angka antara dokumen Data Pokok Desa dan dokumen Potensi Desa. Data Pokok Desa mencatat luas wilayah 164 Ha, sedangkan dokumen Potensi Desa mencatat total luas menurut penggunaan sebesar 148,85 Ha. Karena keduanya berasal dari dokumen resmi yang berbeda, lebih aman mencantumkan keduanya dan memberi catatan bahwa angka tersebut perlu diverifikasi kembali bila akan dipakai untuk dokumen resmi publikasi.
Tabel Luas Wilayah Menurut Data Pokok Desa
Jenis Lahan
Luas
Lahan Sawah
58 Ha
Lahan Ladang
0 Ha
Lahan Perkebunan
5 Ha
Hutan
3 Ha
Waduk/Danau/Situ
0 Ha
Lahan Lainnya
98 Ha
Total Luas Wilayah
164 Ha
Tanah Kas Desa
15 Ha
Tabel Luas Wilayah Menurut Potensi Desa
Penggunaan Lahan
Luas
Tanah Sawah
58,15 Ha
Tanah Kering
57,33 Ha
Tanah Basah
0,00 Ha
Tanah Perkebunan
5,00 Ha
Fasilitas Umum
25,37 Ha
Tanah Hutan
3,00 Ha
Total
148,85 Ha
5. Kondisi Geografis dan Iklim
Mandiraja Wetan memiliki karakter wilayah campuran, termasuk wilayah dataran tinggi/pegunungan, aliran sungai, serta bantaran sungai. Desa ini juga tercatat sebagai wilayah bebas banjir dan tidak termasuk wilayah rawan tsunami maupun jalur gempa bumi. Dari sisi iklim, suhu rata-rata harian tercatat 27°C, ketinggian wilayah 135 meter di atas permukaan laut, dan jumlah bulan hujan 5 bulan.
Komponen
Data
Curah hujan
0,20 mm
Jumlah bulan hujan
5 bulan
Kelembapan
19
Suhu rata-rata harian
27°C
Ketinggian
135 mdpl
Bantaran sungai
7,20 Ha
Dataran tinggi/pegunungan
71,07 Ha
Status banjir
Bebas banjir
Potensi tsunami
Tidak
Rawan jalur gempa bumi
Tidak
6. Akses dan Jarak ke Pusat Pemerintahan
Mandiraja Wetan memiliki akses yang relatif dekat ke pusat Kecamatan Mandiraja. Dalam Data Pokok Desa, jarak ke pusat kecamatan tercatat 2 km, sedangkan dalam dokumen Potensi Desa tercatat 1,50 km. Jarak menuju ibu kota kabupaten/kota adalah 20 km, dan jarak menuju ibu kota provinsi adalah 150 km.
Tujuan
Jarak
Waktu Tempuh Kendaraan Bermotor
Pusat Kecamatan
1,5–2 km
±0,05 jam
Pusat Kabupaten/Kota
20 km
±0,5 jam
Ibu Kota Provinsi
150 km
±5 jam
7. Kependudukan
Jumlah penduduk Mandiraja Wetan berdasarkan Data Pokok Desa adalah 4.710 jiwa, terdiri dari 2.385 laki-laki dan 2.325 perempuan. Dokumen Tingkat Perkembangan Desa mencatat laki-laki 2.385 orang dan perempuan 2.324 orang, sehingga terdapat selisih 1 orang pada data perempuan. Untuk profil umum, angka Data Pokok Desa dapat digunakan sebagai ringkasan utama, dengan catatan adanya perbedaan kecil pada dokumen perkembangan.
Komponen
Jumlah
Total Penduduk
4.710 jiwa
Laki-laki
2.385 jiwa
Perempuan
2.325 jiwa
Usia 0–17 tahun
1.134 jiwa
Usia 18–55 tahun
2.345 jiwa
Usia 55 tahun ke atas
1.230 jiwa
Jumlah KK
1.415 KK
Perkembangan Penduduk
Komponen
Tahun Ini
Tahun Lalu
Perkembangan
Laki-laki
2.385
2.383
0,08%
Perempuan
2.324
2.322
0,09%
Kepala Keluarga
1.415 KK
1.415 KK
0%
8. Kondisi Kesejahteraan Keluarga
Dari total 1.415 KK, terdapat 200 keluarga prasejahtera, 1.194 keluarga sejahtera, dan 21 keluarga sejahtera III plus berdasarkan Data Pokok Desa. Dokumen Perkembangan Desa merinci keluarga sejahtera menjadi beberapa tingkat: Sejahtera I, II, III, dan III Plus.
Kategori
Jumlah
Keluarga Prasejahtera
200 KK
Keluarga Sejahtera I
242 KK
Keluarga Sejahtera II
531 KK
Keluarga Sejahtera III
421 KK
Keluarga Sejahtera III Plus
21 KK
Total KK
1.415 KK
9. Ekonomi dan Mata Pencaharian
Secara tipologi, Mandiraja Wetan dikategorikan sebagai desa perindustrian/jasa, namun komoditas unggulan utama tetap padi sawah. Dalam dokumen perkembangan, sektor pertanian terutama padi sawah menjadi salah satu sumber nilai produksi terbesar, dengan luas produksi sekitar 69,5886 Ha, hasil produksi 7 ton/Ha, dan nilai produksi sekitar Rp3.166.281.300.
Sektor/Komponen
Data Utama
Komoditas unggulan
Padi sawah
Luas produksi padi sawah
69,5886 Ha
Hasil produksi padi sawah
7 ton/Ha
Nilai produksi padi sawah
Rp3.166.281.300
Produksi lele
10 ton/tahun
Nilai produksi lele
Rp150.000.000
Nilai produksi industri pangan
Rp180.000.000
Nilai produksi kerajinan
Rp18.000.000
Perdagangan besar
Rp73.000.000
Perdagangan eceran
Rp20.000.000
Lembaga keuangan bukan bank
Rp200.000.000
Bangunan/konstruksi
Rp600.000.000
Mata Pencaharian Berdasarkan Data Pokok Desa
Mata Pencaharian
Jumlah
Karyawan
53 orang
Pegawai Negeri Sipil
45 orang
TNI/Polri
8 orang
Peternak
28 orang
Jasa
7 orang
Pensiunan
29 orang
Lainnya
674 orang
Tidak bekerja/penganggur
0 orang
Struktur Mata Pencaharian Berdasarkan Dokumen Perkembangan Desa
Sektor
Jenis Pekerjaan
Jumlah
Pertanian
Petani
10 orang
Pertanian
Buruh tani
425 orang
Pertanian
Pemilik usaha tani
204 orang
Peternakan
Peternakan perorangan
4 orang
Peternakan
Buruh usaha peternakan
39 orang
Peternakan
Pemilik usaha peternakan
12 orang
Perikanan
Nelayan
6 orang
Perikanan
Buruh usaha perikanan
3 orang
Industri
Tukang batu
29 orang
Industri menengah/besar
Karyawan perusahaan swasta
265 orang
Perdagangan
Karyawan perdagangan hasil bumi
4 orang
Perdagangan
Buruh perdagangan hasil bumi
17 orang
Perdagangan
Pengusaha perdagangan hasil bumi
25 orang
Jasa
Wiraswasta lainnya
234 orang
10. Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan
Potensi utama desa adalah padi sawah, dengan luas tanam sekitar 69,59 Ha dan hasil panen 7 ton/Ha. Di bidang buah-buahan, komoditas yang tercatat adalah pisang seluas 2 Ha dengan hasil 1 ton/Ha. Pada sektor peternakan, populasi kambing tercatat 265 ekor dengan 25 pemilik. Pada sektor perikanan, terdapat budidaya ikan air tawar melalui empang/kolam dengan produksi lele 10 ton/tahun.
Bidang
Komoditas/Potensi
Jumlah/Luas/Produksi
Tanaman pangan
Padi sawah
69,59 Ha; 7 ton/Ha
Buah-buahan
Pisang
2 Ha; 1 ton/Ha
Peternakan
Kambing
265 ekor; 25 pemilik
Pakan ternak
Rumput/pakan ternak
0,30 Ha
Lahan gembalaan
Milik perorangan
0,10 Ha
Perikanan
Empang/kolam
2.000 unit/luas data
Produksi ikan
Lele
10 ton/tahun
11. Pendidikan Masyarakat
Tingkat pendidikan masyarakat Mandiraja Wetan cukup beragam. Data Pokok Desa mencatat lulusan pendidikan umum sebanyak 3.593 orang, dengan lulusan terbanyak pada jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. Dokumen perkembangan juga mencatat masih ada 15 orang buta aksara dan huruf latin.
Tingkat Pendidikan
Jumlah
Lulusan pendidikan umum
3.593 orang
TK
124 orang
SD/sederajat
1.255 orang
SMP/sederajat
898 orang
SMA/sederajat
1.126 orang
Akademi/D1–D3
78 orang
Sarjana S1
99 orang
Sarjana S2
10 orang
Sarjana S3
3 orang
Tidak lulus/tidak sekolah
124 orang
Buta aksara dan huruf latin
15 orang
Rasio Murid dan Guru
Jenjang
Murid
Guru
TK
165
13
SD/sederajat
377
67
SMP/sederajat
749
44
SMA/sederajat
279
12
Sarana Pendidikan
Sarana Pendidikan
Jumlah
Gedung TK
3 buah
Gedung SD
4 buah
Gedung SMP
0 buah
Gedung SMA
0 buah
Perguruan Tinggi
0 buah
12. Kesehatan Masyarakat
Sarana kesehatan desa didukung oleh 8 Posyandu dan Polindes menurut Data Pokok Desa. Tenaga kesehatan yang tercatat meliputi dokter umum, dokter spesialis, mantri kesehatan, dan perawat. Pada data perkembangan kesehatan, terdapat 58 ibu hamil, 24 bayi lahir hidup, dan tidak tercatat kematian bayi pada usia 0–12 bulan.
Komponen Kesehatan
Jumlah
Posyandu dan Polindes
8 buah
Dokter umum
1 orang
Dokter spesialis
1 orang
Mantri kesehatan
4 orang
Perawat
7 orang
Ibu hamil
58 orang
Bayi lahir
24 orang
Bayi lahir hidup
24 orang
Bayi lahir mati
0 orang
13. Sarana dan Prasarana Desa
Mandiraja Wetan memiliki kantor desa, jalan desa aspal/beton sepanjang 21 km, prasarana ibadah berupa 5 masjid, 20 mushola, dan 1 vihara, serta prasarana air bersih berupa 39 mata air dan 575 sumur gali. Untuk sanitasi, desa memiliki 4 MCK umum, 1.419 jamban keluarga, saluran drainase, 2 pintu air, dan saluran irigasi sepanjang 4.814 meter.
Jenis Prasarana
Data
Kantor Desa
Ada
Jalan desa aspal/beton
21 km
Masjid
5 buah
Mushola
20 buah
Vihara
1 buah
Mata air
39 buah
Sumur gali
575 buah
MCK umum
4 buah
Jamban keluarga
1.419 buah
Saluran drainase
Ada
Pintu air
2 buah
Saluran irigasi
4.814 meter
14. Kelembagaan Desa
Kelembagaan desa cukup lengkap, meliputi LPM, lembaga adat, TP PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW, kelompok tani/nelayan, dan yayasan. BUMDes berjumlah 1 unit dengan 5 pengurus dan bergerak pada kegiatan jasa simpan pinjam. Jumlah RT adalah 23 RT dan RW sebanyak 3 RW.
Lembaga
Jumlah/Keterangan
LPM
20 pengurus; 1 jenis kegiatan
Lembaga Adat
Ada pemangku adat dan kepengurusan adat
TP PKK
4 pengurus; 25 jenis kegiatan
BUMDes
1 unit; 5 pengurus; jasa simpan pinjam
Karang Taruna
1 lembaga; 20 pengurus; 3 jenis kegiatan
Kelompok Tani/Nelayan
3 kelompok; 15 pengurus
Yayasan
2 yayasan; 12 pengurus
RW
3 RW
RT
23 RT
15. Keamanan dan Ketertiban
Dari sisi keamanan, Desa Mandiraja Wetan memiliki 54 anggota Linmas/Hansip dan 21 pos kamling. Pada data keamanan, terdapat catatan 1 kasus pencurian/perampokan, sedangkan kasus perkosaan, pembunuhan, dan konflik SARA tercatat nihil.
Komponen Keamanan
Jumlah
Anggota Linmas/Hansip
54 orang
Pos Kamling
21 buah
Pencurian/perampokan
1 kasus
Perkosaan
0 kasus
Pembunuhan
0 kasus
Konflik SARA
0 kasus
16. Ringkasan Potensi Desa
Secara umum, Mandiraja Wetan dapat dipahami sebagai desa dengan karakter perindustrian/jasa, tetapi tetap memiliki basis ekonomi penting pada pertanian padi sawah, perikanan lele, industri pangan, perdagangan, jasa, dan kelembagaan ekonomi lokal seperti BUMDes. Desa ini memiliki akses yang cukup baik karena dekat dengan pusat kecamatan dan berada pada jalur yang relatif terhubung dengan pusat kabupaten. Infrastruktur dasar seperti jalan desa, tempat ibadah, air bersih, sanitasi, irigasi, dan kelembagaan masyarakat juga sudah tersedia.
Bidang
Potensi/Kekuatan Utama
Pertanian
Padi sawah sebagai komoditas unggulan
Perikanan
Produksi lele 10 ton/tahun
Peternakan
Populasi kambing 265 ekor
Ekonomi lokal
Industri pangan, perdagangan, kerajinan, BUMDes
Pendidikan
Tersedia TK dan SD; lulusan pendidikan umum 3.593 orang
Kesehatan
Posyandu/Polindes 8 buah; tenaga kesehatan tersedia
Infrastruktur
Jalan desa 21 km; irigasi 4.814 meter
Kelembagaan
LPM, BPD, PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW
Keamanan
54 Linmas/Hansip dan 21 pos kamling
17. Kesimpulan Profil Desa
Desa Mandiraja Wetan adalah desa di Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, yang memiliki kategori Madya dan klasifikasi Swakarya. Desa ini memiliki jumlah penduduk sekitar 4.710 jiwa dengan 1.415 kepala keluarga. Struktur sosial dan kelembagaannya cukup aktif, ditunjukkan oleh keberadaan LPM, BPD, PKK, BUMDes, Karang Taruna, RT/RW, kelompok tani/nelayan, serta lembaga adat.
Dari sisi ekonomi, Mandiraja Wetan memiliki identitas sebagai desa perindustrian/jasa, tetapi sektor pertanian, khususnya padi sawah, tetap menjadi komoditas unggulan utama. Selain itu, terdapat potensi perikanan lele, peternakan kambing, industri pangan, perdagangan, dan jasa keuangan non-bank. Infrastruktur dasar desa juga relatif lengkap, seperti jalan desa, sarana ibadah, air bersih, sanitasi, irigasi, dan fasilitas kesehatan masyarakat.
Catatan penting: terdapat beberapa perbedaan angka antar-dokumen, terutama pada luas wilayah dan jumlah penduduk perempuan. Untuk publikasi resmi, sebaiknya data tersebut diverifikasi ulang kepada pemerintah desa atau operator Prodeskel agar angka final yang digunakan konsisten.