Pemerintah Kabupaten Banjarnegara
Kecamatan Mandiraja
Desa Mandiraja Wetan
Tahun 2024
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah dan berwenang untuk mengatur serta mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Kewenangan tersebut dilaksanakan berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, serta hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pengaturan mengenai desa dilandasi oleh beberapa prinsip utama, yaitu keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi, dan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan prinsip tersebut, desa memiliki kewenangan untuk mengelola kepentingan masyarakat setempat sesuai asal-usul dan adat istiadat yang berlaku.
Oleh karena itu, desa perlu memiliki perencanaan pembangunan yang matang, partisipatif, transparan, dan demokratis. Perencanaan yang baik akan memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Apabila prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan secara konsisten, maka pembangunan desa dapat berjalan sesuai dengan asas good governance dan clean government, yaitu pemerintahan yang partisipatif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
2. Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan profil dan perencanaan Desa Mandiraja Wetan adalah sebagai berikut:
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
- Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
- Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari APBN.
- Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa.
- Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa.
- Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.
- Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
- Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 3 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2005–2025, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 1 Tahun 2012.
- Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 11 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011–2031.
- Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah.
- Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 32 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017–2022.
- Peraturan Bupati Banjarnegara Nomor 47 Tahun 2018 tentang Daftar Kewenangan Desa.
- Surat Keputusan Bupati Banjarnegara Nomor 140/889 tentang Penetapan Rincian Daftar Kewenangan Desa di Kabupaten Banjarnegara.
BAB II
GAMBARAN UMUM PROFIL DESA
3. Legenda Desa Mandiraja Wetan
Pada zaman dahulu, wilayah Desa Mandiraja Wetan masih berupa hutan. Saat itu, Mandiraja Wetan dan Mandiraja Kulon masih menjadi satu desa bernama Desa Mandiraja.
Nama “Mandiraja” berasal dari banyaknya tumbuhan liar sejenis bayam raja yang tumbuh di wilayah tersebut. Tanaman ini memiliki pohon besar, tetapi daunnya tidak dapat dimakan. Pada tangkainya terdapat banyak duri yang apabila mengenai tubuh dapat menyebabkan luka atau abses.
Konon, banyak punggawa keraton yang terkena duri tanaman tersebut. Karena tanaman itu dianggap sangat ampuh menimbulkan luka, pimpinan punggawa keraton kemudian menamakan wilayah tersebut sebagai Mandiraja. Kata “Mandi” dimaknai sebagai sesuatu yang ampuh, sedangkan “Raja” diambil dari nama tanaman bayam raja.
Seiring berjalannya waktu, Kepala Desa Mandiraja memiliki dua orang anak. Kemudian Desa Mandiraja dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Desa Mandiraja Wetan dan Desa Mandiraja Kulon. Pembagian wilayah ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 1915, bersamaan dengan mulai ditetapkannya batas-batas desa.
4. Kepala Desa yang Pernah Menjabat
| No. | Nama Kepala Desa | Masa Jabatan | Cara Pemilihan |
|---|---|---|---|
| 1 | Sudirman | 1915 | Penunjukan |
| 2 | H. Suhadi Abdul Gani | s.d. 1937 | Penunjukan |
| 3 | Marlan | 1937–1941 | Sistem Tawonan |
| 4 | Karta Supama | 1941–1945 | Sistem Tawonan |
| 5 | Sudarmo Reksamedja | 1945–1986 | Sistem Tawonan |
| 6 | Drs. H. Suwarto | 1986–2002 | Sistem Demokrasi |
| 7 | Sunaryo | 2002–2012 | Sistem Demokrasi |
| 8 | Suradi, S.Sos. | 2012–2024 | Sistem Demokrasi |
| 9 | Supriyono, S.H. | 2025–2033 | Sistem Demokrasi |
5. Sejarah Desa
| Tahun | Peristiwa Baik | Peristiwa Buruk |
|---|---|---|
| 1943 | — | Terjadi kelaparan dan penyakit |
| 1945 | Pemilihan Kepala Desa secara demokratis dan terpilih Bapak Sudarmo Reksamedja | — |
| 1947–1948 | — | Agresi Belanda II |
| 1954–1965 | — | Pemberontakan G30S/PKI |
| 1969–1970 | — | Masyarakat mengalami antre minyak tanah |
| 1970 | Mendapat bantuan bulgur | Terjadi paceklik dan sering terjadi penyakit malaria |
| 1973 | Mendapat bantuan beras | — |
| 1998 | Terjadi Reformasi | Kerusuhan massal |
| 2020 | — | Pandemi Covid-19 |
6. Letak dan Luas Wilayah
Desa Mandiraja Wetan berada pada ketinggian 132 meter di atas permukaan laut. Luas wilayah Desa Mandiraja Wetan adalah 150,852 hektare.
7. Penggunaan Tanah
| Jenis Penggunaan Tanah | Luas |
|---|---|
| Tanah sawah irigasi | 68,553 ha |
| Tanah sawah ½ irigasi | 0 ha |
| Tanah sawah sederhana | 0 ha |
| Tanah sawah tadah hujan | 0 ha |
| Pekarangan dan bangunan | 71,753 ha |
| Tegalan | — |
| Kolam | 1,500 ha |
| Lain-lain | 9,046 ha |
| Jumlah | 150,852 ha |
Sumber: Kecamatan Mandiraja Dalam Angka 2021.
8. Batas Wilayah
| Arah | Batas Wilayah |
|---|---|
| Sebelah Utara | Kecamatan Rakit |
| Sebelah Timur | Desa Danaraja, Kecamatan Purwanegara |
| Sebelah Selatan | Desa Kebakalan dan Desa Mandiraja Kulon |
| Sebelah Barat | Desa Mandiraja Kulon |
9. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Desa Mandiraja Wetan tercatat sebanyak 4.718 jiwa, terdiri dari:
| Jenis Kelamin | Jumlah |
|---|---|
| Laki-laki | 2.421 jiwa |
| Perempuan | 2.297 jiwa |
| Total | 4.718 jiwa |
10. Penduduk Menurut Kelompok Umur
| Kelompok Umur | Jumlah Penduduk |
|---|---|
| 0–4 tahun | 280 |
| 5–9 tahun | 358 |
| 10–14 tahun | 351 |
| 15–24 tahun | 750 |
| 25–54 tahun | 2.054 |
| 55 tahun ke atas | 870 |
| Jumlah | 4.663 |
Sumber: Survei Kependudukan Desa Tahun 2022.
11. Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan
| Jenis Pekerjaan | Jumlah |
|---|---|
| Petani sendiri | 257 |
| Buruh tani | 261 |
| Pedagang/pengusaha | 83 |
| Buruh industri | 142 |
| Buruh bangunan | 66 |
| Pengangkutan | 6 |
| TNI/POLRI/PNS | 69 |
| Pensiunan | 25 |
| Lain-lain | 107 |
| Jumlah | 952 |
Sumber: Kecamatan Mandiraja Dalam Angka 2021.
12. Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
| Tingkat Pendidikan | Jumlah |
|---|---|
| Tamat Perguruan Tinggi | 102 |
| Tamat Akademi | 62 |
| Tamat SLTA | 653 |
| Tamat SLTP | 780 |
| Tamat SD | 1.204 |
| Belum tamat SD | 461 |
| Tidak sekolah | — |
| Jumlah | 3.262 |
Sumber: Kecamatan Mandiraja Dalam Angka 2021.
13. Perangkat Desa Mandiraja Wetan
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Suradi | Kepala Desa |
| 2 | Danang Setiaji | Sekretaris Desa |
| 3 | Sudirman | Kepala Dusun 1 Krajan |
| 4 | Misno | Kepala Dusun 2 Legok |
| 5 | Sugiyono | Kasi Pemerintahan |
| 6 | Inung Ludi Nofiati | Kasi Kesejahteraan |
| 7 | Slamet | Kasi Pelayanan |
| 8 | Syahid Anwar | Kaur TU dan Umum |
| 9 | Miswandi | Kaur Perencanaan |
| 10 | Angger Herlana | Kaur Keuangan |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
14. Badan Permusyawaratan Desa
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Hanggar Prastowo | Ketua BPD |
| 2 | Baedowi | Wakil Ketua |
| 3 | Ma’rifatul Jannah | Sekretaris |
| 4 | Imam Sudrajat | Anggota |
| 5 | Akhmad Damiri | Anggota |
| 6 | Akhmad Syaifudin | Anggota |
| 7 | Teguh Priyadi | Anggota |
| 8 | Miftah Chudin | Anggota |
| 9 | Akhmadi | Anggota |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
15. Pengurus LP3M Desa Mandiraja Wetan
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Wahyudi, B.P | Ketua LP3M |
| 2 | Akhmadi | Wakil Ketua LP3M |
| 3 | Sutarti | Sekretaris LP3M |
| 4 | Habibi Syukron | Wakil Sekretaris |
| 5 | Umiyati | Bendahara |
| 6 | Misroyo | Seksi Keagamaan |
| 7 | Masruri | Seksi Sosial |
| 8 | Bambang Mulyanto | Seksi Sosial |
| 9 | Sudarto | Seksi Perekonomian |
| 10 | Arif Indarto | Seksi Tramtib |
| 11 | Sudarmo | Seksi Infrastruktur |
| 12 | Wahyono | Seksi Infrastruktur |
| 13 | Subejo | Seksi Pemuda dan Olahraga |
| 14 | Abdul Azis | Seksi Pemuda dan Olahraga |
| 15 | Siti Muharti | Seksi Pemberdayaan Keluarga dan Anak |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
16. Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Toto Pandoyo | Koordinator KPMD |
| 2 | Haryati | Anggota KPMD |
| 3 | Budiarto | Anggota KPMD |
| 4 | Siyam | Anggota KPMD |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
17. Pengurus PKK Desa Mandiraja Wetan
| No. | Nama | Kedudukan dalam PKK Desa |
|---|---|---|
| 1 | Tofingah | Ketua |
| 2 | Laeli Indri Haryanti | Wakil Ketua |
| 3 | Inung Ludi Nofiati | Sekretaris I |
| 4 | — | Sekretaris II |
| 5 | Budiarti | Bendahara I |
| 6 | Yuwani | Bendahara II |
| 7 | Ani Andari | Ketua Pokja I |
| 8 | Rina Mulyani | Sekretaris Pokja I |
| 9 | Ma’rifatul Jannah | Anggota Pokja I |
| 10 | Siti Khotijah | Anggota Pokja I |
| 11 | Siti Muharti | Ketua Pokja II |
| 12 | Robingah | Sekretaris Pokja II |
| 13 | Ika Susilawati | Anggota Pokja II |
| 14 | Ridah | Anggota Pokja II |
| 15 | Atika Mukminati | Anggota Pokja II |
| 16 | Kusmaryati | Ketua Pokja III |
| 17 | Suprihatin | Sekretaris Pokja III |
| 18 | Daimatul Kh. | Anggota Pokja III |
| 19 | Kiki Yuliana | Anggota Pokja III |
| 20 | Sukiyah | Ketua Pokja IV |
| 21 | Sri Sumarningsih | Sekretaris Pokja IV |
| 22 | Lasmini | Anggota Pokja IV |
| 23 | Winda N. | Anggota Pokja IV |
| 24 | Umiati | Anggota Pokja IV |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
18. Pengurus RW dan RT Desa Mandiraja Wetan
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Yusroni | Ketua RW 01 |
| 2 | Sukaryo | Ketua RW 02 |
| 3 | Ngumar | Ketua RW 03 |
| 4 | Baedowi | Ketua RT 01 RW 01 |
| 5 | Agus Supriyanto | Ketua RT 02 RW 01 |
| 6 | Kistam | Ketua RT 03 RW 01 |
| 7 | Supardan | Ketua RT 04 RW 01 |
| 8 | Sugeng Purwito | Ketua RT 05 RW 01 |
| 9 | Tumran Amad Sumarto | Ketua RT 06 RW 01 |
| 10 | Suwarno | Ketua RT 01 RW 02 |
| 11 | Jamingun | Ketua RT 02 RW 02 |
| 12 | Supardi | Ketua RT 03 RW 02 |
| 13 | Sudarmo | Ketua RT 04 RW 02 |
| 14 | Eddy Sularno | Ketua RT 05 RW 02 |
| 15 | Sukardi | Ketua RT 06 RW 02 |
| 16 | Solikhin | Ketua RT 07 RW 02 |
| 17 | Kundarto | Ketua RT 08 RW 02 |
| 18 | Rasdi Dwi Yanto | Ketua RT 09 RW 02 |
| 19 | Suwardi | Ketua RT 01 RW 03 |
| 20 | Tasirun | Ketua RT 02 RW 03 |
| 21 | Suwardi | Ketua RT 03 RW 03 |
| 22 | Atikah Mukminati | Ketua RT 04 RW 03 |
| 23 | Sulih Wijatmoko | Ketua RT 05 RW 03 |
| 24 | Rusmiyarto Kastam | Ketua RT 06 RW 03 |
| 25 | Toto Pandoyo | Ketua RT 07 RW 03 |
| 26 | Suratman | Ketua RT 08 RW 03 |
Sumber: Profil Desa Mandiraja Wetan 2021.
19. Prasarana Ekonomi Desa
| Prasarana Ekonomi | Jumlah |
|---|---|
| Toko/kios | 33 |
| Warung | 5 |
| Koperasi | 1 |
| Lumbung desa | — |
| Mobil pick up | 15 |
| Truk | 4 |
| Jumlah | 58 |
Sumber: Kecamatan Mandiraja Dalam Angka 2021.
20. Kekayaan dan Aset Desa
| Aset Desa | Luas/Jumlah |
|---|---|
| Tanah kas desa untuk bengkok kepala desa dan perangkat | 15 ha |
| Tanah kas desa untuk pembangunan desa | 1,33 bau |
| Bangunan desa | 2 |
| Pasar desa | — |
| Lapangan olahraga | 1 |
| SD Negeri I, II, III, dan MI | 1,1 ha |
| Balai desa | 1 |
Sumber: Kecamatan Mandiraja Dalam Angka 2021.
21. Struktur Organisasi Pemerintah Desa
Struktur organisasi Pemerintah Desa Mandiraja Wetan terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Dusun, Kepala Seksi, serta Kepala Urusan. Susunan perangkat desa berperan dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pelayanan masyarakat, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Struktur organisasi lengkap dapat dilampirkan dalam bentuk bagan agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat.
22. Peta Desa Mandiraja Wetan
Peta Desa Mandiraja Wetan dapat digunakan untuk menampilkan batas wilayah, pembagian dusun, lokasi fasilitas umum, jalan desa, area permukiman, lahan pertanian, dan titik-titik penting lainnya.
Peta desa sebaiknya dilampirkan sebagai bagian pendukung profil desa agar masyarakat dan pihak terkait dapat memahami kondisi geografis Desa Mandiraja Wetan secara lebih jelas.
23. Penutup
Profil Desa Mandiraja Wetan Tahun 2024 ini memberikan gambaran umum mengenai sejarah desa, kondisi wilayah, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan desa, serta sarana dan prasarana yang dimiliki desa.
Data ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa, pelayanan masyarakat, penguatan kelembagaan, serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.























